Kontrak Bisnis adalah merupakan dasar berpijak sebuah bisnis dilakukan, maka pembuatan kontrak bisnis tidak boleh sembarangan. Peranan Konsultan Hukum dalam bidang pembuatan kontrak bisnis adalah sebagai pemandu agar kontrak bisnis dibuat sesuai aturan hukum yang berlaku, sehingga tidak merugikan salah satu pihak, dan jika terjadi pelanggaran terhadap kontrak, pihak yang dirugikan dapat melakukan penuntutan. Urgensi sebuah kontrak harus dibuat sesuai dengan aturan hukum yang berlaku adalah karena jika kontrak tidak sesuai dengan hukum, bisa jadi kontrak tersebut batal demi hukum sehingga tidak dapat lagi dipergunakan oleh pihak-pihak sebagai dasar baginya untuk menuntut kerugian yang timbul karenanya.
Dalam praktik, banyak pelaku usaha yang tidak melakukan tahap – tahap kontrak bisnis secara sistematis dan teratur, sehingga kedepannya menimbulkan akibat yang merugikan perusahaan jika terjadi pelanggaran terhadap kontrak bisnis tersebut ( breach of contact ). Kontrak bisnis dalam praktinya, dapat terjadi antara : perusahaan dengan kontraktor dan mitra bisnis, perusahaan dengan pemasok, perusahaan dengan distributor, perusahaan dengan konsumen atau debitur, perusahaan dengan pemegang saham, perusahaan dgn kreditur yg memberikan fasilitas kredit, dan lain sebagainya.
Berikut kami berikan sedikit gambaran tentang tahap-tahap pembuatan kontrak bisnis : |
| |
| |
|
|
| |
TAHAP-TAHAP PEMBUATAN KONTRAK BISNIS |
|
| |
|
|
| |
PRA PEMBUATAN KONTRAK |
|
| |
|
|
|
| |
|
Tahap Negosiasi Awal,
Adalah tahap tawar menawar antara para pihak yang akan membuat kontrak guna mencapai kesepakatan dasar / awal dari sebuat kerjasama / hal-hal yang disepakati. |
|
| |
|
|
|
| |
|
Tahap Memorandum of Understanding (MoU)
Memorandum of Understanding adalah merupakan pencatatan atau pendokumentasian hasil negosiasi awal dalam bentuk tertulis. |
|
|
|
|
|
| |
|
Tahap Study Kelayakan |
|
| |
|
| |
|
|
Identifikasi, meliputi Pengenalan Para Pihak, Pengenalan Objek Transaksi dan lainnya. |
|
|
|
Inventarisasi Hal-hal yang perlu disepakati, meliputi Penyusunan garis besar transaksi, Perumusan garis besar kontrak yang akan dibuat, dan lainnya. |
|
|
| |
|
|
| |
PEMBUATAN KONTRAK |
|
| |
|
|
|
| |
|
Tahap Penulisan Naskah Awal
Meliputi perumusan pokok-pokok kontrak, dan penentuan klausula-klausula yang akan dicantumkan dalam kontrak. |
|
| |
|
|
|
| |
|
Tahap Perbaikan Naskah
Memperbaiki dan melangkapi hal-hal yang masih kurang. |
|
| |
|
|
|
| |
|
Tahap Finishing Naskah |
|
| |
|
|
|
| |
|
Tahap Penandatanganan |
|
| |
|
|
|
| |
Sedangkan dari segi macamnya, kontrak bisnis dapat dibagi menjadi beberapa jenis kontrak bisnis. Berikut adalah beberapa jenis kontrak bisnis yang sering dibuat oleh para pelaku usaha dalam mereka melakukan aktifitasnya menjalakan perusahaannya. |
| |
| |
|
Perjanjian Kerjasama Perusahaan dengan Perusahaan lain |
| |
|
Perjanjian Investasi / Penanaman Modal |
| |
|
Perjanjian Joint Venture |
| |
|
Perjanjian Bagi Hasil ( production sharing contract ) |
| |
|
Perjanjian Jual Beli Perusahaan |
| |
|
Perjanjian Sewa Menyewa gedung dan alat-alat kantor |
| |
|
Perjanjian Kerja Bersama |
| |
|
Perjanjian Cessie piutang sebagai jaminan |
| |
|
Perjanjian Pemborongan Pekerjaan |
| |
|
Perjanjian tentang Agent, Dealer dan/atu Distributor |
| |
|
Perjanjian Franchise |
| |
|
Perjanjian Kerja & Perjanjian Kerja Bersama |
| |
|
Peraturan Perusahaan dengan Tenaga Kerja |
| |
|
Dan lain-lain |
|
| |
Bagi Anda yang ingin menggunakan jasa hukum kami dalam pembuatan kontrak bisnis untuk perusahaan Anda, silahkan terlebih dahulu mendaftarkan diri Anda / Perusahaan dengan memilih layanan kami, di bawah ini : |
| |
|
|
| |
|
Untuk Pembuatan Kontrak / Perjanjian, please click here |
| |
|
Untuk Analisa Kontrak / Perjanjian, please click here |
| |
|
|
|
| |
|
|